Ini 4 Perguruan Tinggi Buat Perintisan Hutan Pendidikan

ilustrasihutanafpdlm
Mar 28 2016

Ini 4 Perguruan Tinggi Buat Perintisan Hutan Pendidikan

SOLO–Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjadi satu dari empat universitas negeri di Indonesia yang menyepakati kerja sama perintisan hutan pendidikan untuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tiga universitas lainnya yaitu Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Pertanian (FP) UNS, Bambang Pujiasmanto, saat ditemui wartawan seusai Bakti Sosial (Baksos) di desa binaan FP UNS di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (24/3/2016).

Baksos tersebut diadakan dalam rangka Lustrum VIII UNS, dengan kegiatan membagikan 125 bibit pohon kepada masyarakat, kemudian melaksanakan penanaman pohon, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemeliharaan tanaman.

Bambang menjelaskan Hutan Pendidikan UNS yang berada di Jatikuwung telah dirintis beberapa tahun yang lalu. Dibentuknya Hutan Pendidikan merupakan salah satu upaya dalam mendidik mahasiswa agar peduli lingkungan dan bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan yang lestari untuk generasi mendatang. Untuk pemeliharaan selanjutnya, perlu kelembagaan serupa kelompok tani yang memonitor dan mengevaluasi keberhasilan program tersebut.

Bambang menambahkan kegiatan baksos mengambil tema Pengabdian Masyarakat dalam Rangka Penghijauan Lahan Kritis untuk Hutan Pendidikan.
Selain pencanangan Hutan Pendidikan UNS, perwakilan warga Desa Jatikuwung yang hadir dalam kegiatan tersebut juga mendapatkan bibit serta poster tentang budi daya tanaman. Bibit yang dibagikan kepada warga berjumlah 250 bibit terutama adalah bibit buah agar masyarakat juga mendapatkan manfaat ekonomis selain manfaat konservasi lahan kritis. Bibit buah tersebut terdiri dari 10 spesies yang merupakan varietas unggul.

“Antara lain ada jambu dersono, matoa, klengkeng pingpong dan diamond rever, jambu air citra dan demak, sirsak madu, srikoyo jumbo, jati, jambu sukun mutiara, mangga serta jeruk wedang manis,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UNS, Ravik Karsidi menambahkan Hutan Pendidikan UNS di Jatikuwung memiliki luas sekitar 2 hektare (ha) dan berada di kompleks Laboratorium FP UNS.

“Selain penghijauan untuk Hutan Pendidikan UNS, juga dilakukan penghijauan di pekarangan rumah warga yaitu dengan memberikan bibit tanaman kepada masyarakat,” ujar Ravik.

 

Editor: Ahmad Mufid Aryono | dalam: Pendidikan | http://www.solopos.com/nasional/pendidikan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.