Art of Generating Revenue & Perilaku Konsumen Wanita Indonesia - Insights dari Event Echelon 2015 (Part 1)

echelon-id
Mar 28 2016

Art of Generating Revenue & Perilaku Konsumen Wanita Indonesia - Insights dari Event Echelon 2015 (Part 1)

Art of Generating Revenue & Perilaku Konsumen Wanita Indonesia – Echelon, Konferensi teknologi terkemuka di Asia, kembali hadir pada 14-15 April 2015 kemarin. Event ini menghadirkan puluhan pembicara yang telah expert di bidangnya. Mereka adalah para eksekutif dan founder startup media, bisnis online dan juga ecommerce ternama di Asia Tenggara. Salah satunya adalah Bernhard Soebiakto (Founder Octovate Group) dan Adrien Barthel (CMO Luxola.com).

Kedua pembicara tersebut memberikan insight yang menarik bagi para pelaku e-commerce dan startup Indonesia. Bernhard membagikan ceritanya tentang inovasinya meningkatkan omzet bisnis dan mencari sumber revenue baru, sedangkan Adrien Barthel membahas tentang perilaku konsumen wanita Indonesia.

Apa saja inti dari sharing mereka? Simak penjelasannya berikut ini:

Bernhard Soebiakto – The Art of Generating Revenue

echelon-2015

Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap bisnis harus mampu menghasilkan revenue. Tentunya banyak bisnis yang tidak hanya mengandalkan satu sumber revenue saja, dan mungkin Anda juga perlu mempertimbangkan untuk menambah sumber revenue Anda.

Pada acara Echelon 2015, Bernhard Soebiakto membagikan pengalaman inovasinya mencari sumber revenue baru yang mungkin dapat menginspirasi Anda. Ia adalah seorang yang telah expert di dunia digital, merupakan Founder & CEO dari Octovate Group yang di dalamnya terdiri dari perusahaan-perusahaan seperti KapanLagi Network, Fimela.com, XM Gravity dan sebagainya.

Seperti media pada umumnya, media network miliknya mendapatkan revenue dari advertisement. Namun sebenarnya, banyak cara baru untuk mendapatkan revenue pada dunia digital. Ia tidak ingin melakukan segalanya mengikuti dan bergantung dengan apa yang dilakukan oleh perusahaan sejenis di industri, sehingga ia terus mencari model revenue baru.

Ia melihat bahwa engagement terhadap konten cukup tinggi. Konten juga bersifat lebih soft selling dan membangun kredibilitas yang lebih dalam. Jadi Bernhard melihat peluang ini dan mulai mencoba menjual konten pada klien. Strateginya dengan mengedukasi klien bahwa mereka bisa mengoptimasi Facebook account mereka dengan konten. Selain itu, pertama kali ia mencoba meyakinkan sebuah klien besar terlebih dahulu, yaitu Unilever, untuk memudahkannya mengedukasi klien yang lain tentang inovasi baru di konten.

Beberapa lama kemudian, yang lainnya akan benchmarking dengan Unilever dan menginginkan model konten yang sama. Ini adalah metode mengedukasi klien dengan sebuah studi kasus, dengan mengambil klien besar dan menjadikannya sebuah case study. Ia juga banyak melakukan sharing tentang inovasi ini di workshop dan juga dibantu dengan sales team untuk mengedukasi market dan menunjukkan expertise mereka di bidang konten.

Hasilnya, mereka makin banyak mendapat klien dan sumber revenue baru ini menyumbangkan hingga 30% dari total revenue mereka. Bernhard juga mengatakan bahwa untuk memenangkan kompetisi, Anda perlu diferensiasi dan membangun keahlian khusus Anda.

Adrien Barthel – A Guide to the Typical Indonesian Female Shopper’s E-Habits

Adrien Barthel, Chief Marketing Officer (CMO) dari Luxola.com, membagikan informasi menarik mengenai perilaku female shopper di Indonesia dan contoh-contoh pendekatan yang dilakukan Luxola:

  1. Wanita sering melihat spesifikasi produk – 67% wanita cenderung online untuk melihat spesifikasi produk. Untuk itu, Luxola membuat majalah digital tentang fashion dan kecantikan bernama LX Edit.
    adrien-barthel-echelon-2015-1
  2. Mereka ingin mengetahui segalanya – 55% dari wanita yang suka berbelanja produk kecantikan, biasa menonton video untuk mendapatkan informasi-informasi umum. Berdasarkan ini, Luxola melakukan beauty video marketing, dengan menghadirkan para influencer, make up tutorial dan editor’s picks.
    adrien-barthel-echelon-2015
  3. 83% wanita membeli produk kecantikan online, untuk menemukan produk yang spesifik dan 65% wanita mencari dan berbelanja produk dengan merek favorit mereka. Berdasarkan ini, Luxola menghadirkan berbagai brand yang market-leading dan best sellers, menyediakan pilihan merek terbaik untuk mereka.
  4. 100% wanita peduli terhadap kualitas produk. Sebagai contoh, Luxola menghadirkan produk yang 100% BPOM certified dan mereka langsung berhubungan dengan distributor resmi berbagai brand di Indonesia.
  5. 100% pengguna internet ingin dapat mengakses informasi kapanpun. Sebagai contoh, Luxola menghadirkan mobile experience yang kuat tidak hanya di desktop, tapi juga pada mobile.
  6. 93% wanita Indonesia memandang bahwa kenyamanan itu penting. Sebagai contoh, Luxola memberikan fasilitas same day delivery (produk dikirim hari itu juga) untuk daerah Jakarta dan next day delivery untuk daerah Jabodetabek.
  7. 90% wanita Indonesia menyukai penawaran menarik. Mereka juga ingin dicintai dan diberi surprise. Sebagai contoh, Luxola memberikan free sample dan reward.

Sumber: http://startupbisnis.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.