Cara Menjual Produk dengan Alat Pemicu Emosional

cara-menjual-dan-penentuan-harga-dengan-price-anchoring
Mar 28 2016

Cara Menjual Produk dengan Alat Pemicu Emosional

Cara Menjual Produk dengan Alat Pemicu Emosional “Anchoring” yang Dapat Menaikkan Konversi Dengan Dramatis

Pada awal tahun 70an, dua psikolog yaitu Kahneman dan Tversky mendefinisikan kata “anchoring”.

“Anchoring” pada dasarnya adalah kecenderungan orang untuk bergantung pada bagian pertama dari informasi yang mereka terima dan menggunakannya sebagai “anchor” (jangkar, penahan, pegangan) dalam pengambilan keputusan. Setelah jangkar ditetapkan, semua keputusan yang dibuat berdasarkan pada informasi tersebut, terlepas apakah itu masuk akal atau tidak.

Ada banyak alat pemicu emosi yang dapat digunakan untuk memotivasi user melakukan action, “anchoring” adalah salah satu marketing hack yang paling umum digunakan di seluruh dunia.

Salah satu marketing hack paling terkenal adalah dilakukan oleh Steve Jobs sendiri saat mempresentasikan tentang iPad untuk pertama kalinya.

Saat mempresentasikan iPad, ia mendiskusikan harga yang ia tetapkan untuk iPad tersebut dan ia berkata seharusnya iPad ini berkisar $999 atau setara dengan 13 juta rupiah. Lalu ia berkata: “Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa harga iPad ini tidak dimulai dengan $999, tapi hanya $499 (setara dengan 6 juta rupiah)” dan penonton langsung menggila.

Cara itu bekerja. Tidak masalah bahwa 6 juta rupiah adalah angka yang tinggi, namun yang penting itu lebih rendah dari 13 juta rupiah–yang adalah “the anchor” (jangkarnya).

anchor pricing and reference pricing from Ishan Aggarwal

“Anchoring Everywhere”

Anda pasti sering melihat beberapa “jangkar” ini:

  • Saat di supermarket Anda menemukan 2 label harga (entah sengaja atau tidak) yang menunjukkan harga lama dan harga saat ini.
  • Di toko baju saat pelayan toko menawarkan Anda setelah jas super mahal seharga 10 juta rupiah dan sebuah dasi yang senada dengan jas tersebut hanya dengan harga 2 juta rupiah.
  • Di toko online–”Sebelumnya seharga 2 juta rupiah, kini gratis hanya membayar ongkos kirim 300 ribu rupiah.”
  • Saat membeli mobil, harga yang ditawarkan adalah jangkarnya.

Gunakan “Anchoring” untuk Menaikkan Konversi

1. Page harga–pasang satu modul harga yang jauh lebih tinggi dari harga produk lain. Dengan cara ini, apapun harga yang lebih rendah dari harga awal tampaknya lebih masuk akal, bahkan jika harga masih tinggi.

2. Diskon–Coba dan tetapkan diskon pada minimal satu produk, tunjukkan harga sebelum diskon dan sesudah diskon, dan pastikan ada penekanan pada harga tersebut.

3. Membatasi–Anda pasti sudah pernah melihat ini di supermarket: ”Dijual tetapi dengan batas 8 paket per orang”. Hack ini telah terbukti dari waktu ke waktu untuk memotivasi customer mengonsumsi lebih dari yang seharusnya mereka konsumsi. Ini dapat digunakan secara online, misalnya: “Undang maksimal 6 orang teman saja”.

Angka itu kuat. Otak kita berpegang pada angka, kadang-kadang tanpa alasan yang jelas dan menggunakannya untuk pengambilan keputusan. Coba, coba, dan coba! Itu adalah kunci sukses. Sudahkah Anda mencoba beberapa metode “anchoring” ini?

Sumber: http://startupbisnis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.