HASIL PENELITIAN : Tengkorak Shakespeare Diduga Hilang dari Kuburan

William-Shakespeare-www.telegraph.co_.uk_
Mar 28 2016

HASIL PENELITIAN : Tengkorak Shakespeare Diduga Hilang dari Kuburan

SOLO – Hasil penelitian menujukkan tengkorak dramawan Inggris William Shakespeare mungkin telah hilang dari kuburan.

Setelah 400 tahun setelah kematiannya, peneliti akhirnya diperbolehkan memindai kuburan sang sastrawan tersebut menggunakan radar penembus tanah. Jenazah Shakespeare dikebumikan di Gereja Holy Trinity di Stratford-upon-Avon, Inggris bagian tengah,

Namun yang terjadi justru mencengangkan.Di area bawah lantai gereja tempat tengkorak sastrawan itu seharusnya berada, mereka menemukan tanda gangguan.

“Kami melihat makam Shakespeare dengan gangguan aneh pada ujung bagian kepala dan kami punya kisah yang menunjukkan pada saat yang sama dalam sejarah seseorang datang dan mengambil tengkorak Shakespeare,” kata arkeolog Kevin Colls dari Staffordshire University.

“Sangat sangat meyakinkan bagi saya bahwa tengkoraknya sudah tidak berada di Holy Trinity.”

Temuan itu memperdalam misteri seputar makam Shakespeare, yang tidak bertulis namanya dan hanya bertulis sajak peringatan “Good friend, for Jesus’ sake forbear, to dig the dust enclosed here. Blessed be the man that spares these stones, And cursed be he that moves my bones.”

Peneliti berupaya menemukan tengkorak Shakespeare. Tim Colls juga meneliti kisah lama bahwa itu tersembunyi di dalam ruang bawah tanah tersegel di gereja lain, sekitar 24 kilometer di seberang pedesaan Inggris, Worcestershire.

Namun hasil analisis menunjukkan tengkorak yang ada di sana merupakan tengkorak seorang perempuan yang berusia 70 tahunan ketika meninggal dunia.

Pemindaian makam tempat jasad Shakespeare dulu dimakamkan di samping istrinya Anne Hathaway dilakukan dengan cara non-intrusif menurut tim Colls, yang akan memaparkan hasil penelitian mereka dalam dokumenter di televisi Channel 4 di Inggris yang akan tayang Sabtu.

“Ada sangat banyak mitos dan legenda yang bertentangan tentang makamnya. Hasil ini tak diragukan akan memunculkan diskusi, debat ilmiah dan teori-teori kontroversial pada tahun-tahun mendatang. Bahkan sekarang, memikirkan temuan itu membuat punggung saya merinding,” ,” kata Colls dalam satu pernyataan yang dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Jumat (25/3/2016).

 

Editor: Septina Arifiani | dalam: Sains | Sumber: http://www.solopos.com/tekno/feed

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.