Keraton Surakarta, Wisata Budaya Seru di Kota Solo

Museum-Manusia-Purba--100x80
Mar 26 2016

Keraton Surakarta, Wisata Budaya Seru di Kota Solo

Keraton Surakarta, Wisata Budaya Seru di Kota Solo – Belum dikatakan sah apabila dolan ke Solo tanpa berkunjung ke Keraton Kasunanan Surakarta. Begitulah kata orang-orang yang berpariwisata ke Kota Solo ini. memang anggapan tersebut sangat benar sekali, karena Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan tempat wisata favorit kota Solo yang sangat sayang apabila kita lewatkan saat bermain atau dolan ke kota seribu wisata tersebut.

Berwisata ke Keraton Surakarta atau Solo, seakan kita menjadi saksi sebuah kejayaan yang pernah diraih oleh Kerajaam Mataram. Dimana saat itu, kerajaan tersebut dibagi menjadi 2 bagian di dalam sebuah perjanjian yang bernama Perjanjian Giyanti. Perjanjian inilah yang membuat terciptanya 2 buah keraton yakni Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta ini.

Keraton Surakarta atau sering disebut juga dengan Keraton Solo, merupakan kawasan objek wisata Kota Solo yang tidak boleh Anda lewatkan ketika berkunjung ke kota satu ini. didirikan pada tahun 1744 oleh Sunan Paku Buwono II, Keraton Surakarta Hadiningrat berubah menjadi destinasi wisata budaya terbesar di kota Solo, sekaligus kawasan satu ini menjadi bukti sejarah cikal bakal kota Solo.

Secara fisik Keraton Surakarta memiliki banyak sekali kesamaan dengan Keraton Yogyakarta. terutama kesamaan dalam hal tata ruang dan bangunannya. Kesamaan tersebut terjadi dikarenakan memang kedua keraton ini dibangun oleh dua arsitek yang sama, mereka berdua adalah Pangeran Mangkubumi dan Sultan Hamengkubuwana I. Kesamaan kedua bangunan ini terlihat sangat jelas pada tata letak alun-alun utara dan selatan kedua keraton tersebut.

Jaman keemasan yang dialami oleh Keraton Surakarta berlangsung pada pemerintahan Sunan Paku Buwana X di tahun 1893 – 1939. Ketika masa kejayaan itu, Keraton Surakarta melakukan restorsi secara besar-besaran dengan melakukan perubahan arsitek bangunan-bangunannya yakni dengan mengombinasikan antara gaya arsitek Jawa dengan gaya arsitek Eropa. Sehingga tercipta bangunan bernuansa putih dan juga biru.

Keraton Surakarta ini terletak tepat di jantung Kota Solo dan juga berdekatan dengan berbagai landmark yang ada di kota tersebut. seperti Balaikota, Pasar Klewer, dan Pasar Gede. Untuk bisa menjangkau lokasi keraton tersebut, Anda tidak perlu khawatir. Karena disana tersedia banyak sekali alat-alat transportasi yang bisa Anda gunakan. Mulai dari andong, becak, oje, dan masih banyak lagi.

Di Keraton Surakarta ini Anda bisa melihat dan mempelajari berbagai macam peninggalan bersejarah Kerajaan Mataram yang pernah ada di Kota Solo. Namun sebelum Anda memasuki museum dan melihat-lihat barang bersejarah tersebut, Anda akan diperkenankan terlebih dahulu untuk memakai celana panjang dan sepatu.

Jika Anda tidak mengenakan celana panjang, maka disana sudah tersedia semacam kain yang akan dibelitkan dari pinggang Anda hingga ke kaki. Sedangkan apabila Anda tidak membawa sepatu hanya memakai sendal, Anda harus melepas sandal tersebut alias cokoran. hal ini dilakukan agar kita sebagai pengunjung dapat menghormati budaya yang ada di Kota Solo.

Selain menikmati berbagai macam peninggalan di museum Keraton Surakarta, Anda juga bisa menikmati berbagai macam bangunan megah yang ada di area tersebut. seperti Panggung Sanggabuwana, Sasana Handrawina, Sasana Sewaka, Ndalem Ageng Prabasuyasa, dan masih banyak lagi. mungkin ketika mengelilingi area keraton ini Anda akan melihat sebuah hamparan pasir berwarna putih, sebagai tambahan informasi bagi Anda pasir tersebut adalah pasir yang berasal dari Pantai Selatan.

Masih berada di komplkes Keraton Surakarta, Anda juga bisa berbelanja berbagai macam kerajinan, busana, pakaian, dan barang-barang lainnya di Pasar Klewer. Pasar ini merupakan pasar tekstil terbesar yang ada di Kota Solo, di Indonesia pasar ini terbesar nomor dua setelah Pasar Tanah Abang di Jakarta. Setelah puas mempelajari budaya Solo dan berbelanja di Pasar Klewer, Anda bisa sholat Dzuhur di Masjid Agung Surakarta. Mengingat masjid tersebut lokasinya juga tidak jauh dari kompleks Keraton Surakarta.

Bagi Anda yang tertarik berkunjung ke Keraton Surakarta Hadiningrat, Anda bisa berkunjung kesana pada pukul 09.00-14.00 di hari Senin-Jumat. Sedangkan untuk Sabtu dan Minggu Anda bisa berkunjung mulai pukul 09.00-15.00. sedangkan untuk biaya masuknya, Anda akan dikenakan tiket dengan biaya kurang dari Rp 10 ribu per orangnya.

Demikian rekomendasi tempat wisata seru di kota Solo yang dapat kami sampaikan. Selamat berlibur di Kota Solo. Semoga liburan Anda bersama dengan orang tercinta semakin seru dan menyenangkan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.