PASKAH SOLO : Ratusan Polisi dan TNI Jaga 82 Gereja di Solo

240316_SUNARYO_SOLO_SISIR-GEREJA4-370x246
Mar 26 2016

PASKAH SOLO : Ratusan Polisi dan TNI Jaga 82 Gereja di Solo

SOLO–Ratusan aparat gabungan TNI dan Polri menjaga keamanan gereja-gereja di Kota Solo hingga Minggu (27/3/2016). Penjagaan gereja untuk memberikan rasa aman kepada umat Katholik yang menjalankan ibadah di Pekan Suci Paskah.

Kasat Sabhara Polresta Solo Kompol Edy Sulistiyanto mengatakan fokus pengamann dilakukan di sejumlah simpul yang memiliki kerawanan. Selain itu, aparat juga menyisir sejumlah gereja sejak Kamis (24/3/2016) pagi.

Penyisiran pada tahap awal, kata Edy, dilakukan di dua lokasi, yakni di Gereja Paroki Santo Petrus Purwosari dan Gereja Kristen Keluarga
Allah. “Kami terjunkan puluhan personel dari Satuan Sabhara dan Polisi Satwa (K-9),” paparnya kepada wartawan, Jumat (25/3/2016).

Di sejumlah lokasi gereja, kata Edy, polisi juga sempat memeriksa jemaah dengan metal detector saat akan memasuki gereja. Hal itu
dilakukan untuk memastikan tak adanya pelaku kejahatan yang menyusup di tempat ibadah.

“Kami lakukan penyisiran untuk mengantisipasi kejadian yang tidak kita harapkan dan mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi umat yang akan melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Ketua Panitia Paskah Paroki Santo Petrus Purwosari, Valentino Amanta Adhi Chandra, mengaku juga telah menyiapkan personel pengamanan sendiri selama berlangsungnya Pekan Suci. Personel pengaman itu dari masyarakat setempat serta petugas sekuriti gereja.

“Secara internal kami menyiapkan tujuh orang satpam untuk menjaga keamanan selama sepekan ini. Adanya pihak kepolisian dan TNI yang membantu, hal ini sangat membantu kami,” paparnya.

Kapolresta Solo, Kombes Pol. Ahmad Luthfi, mengatakan telah memerintahkan anak buahnya untuk menggelar operasi senyap menyambut peringatan keagamaan. Selain itu, pihaknya juga memerintahkan penyisiran 42 gereja besar di Kota Solo. Penyisiran dibantu oleh Brimob dengan perlengkapan senjata dan alat deteksi bom.

“Kepolisian melakukan pengamanan secara silent atau tidak menyolok sehingga jamaah yang beribadah tetap nyaman atas kedatangan
polisi,” ungkapnya.

Selain pengamanan silent, polisi juga mengamankan gereja dengan pakaian seragam. Sedikitnya, ada tujuh hingga 15 personel polisi yang
menjaga setiap gereja. Hal itu juga untuk memberikan ketenangan jemaah gereja yang menjalankan ibadah.

Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Yuliantara Prorianta menambahkan pengamanan gereja akan dilakukan hingga, Minggu (25/3/2016). Sedikitnya, ada 82 gereja di Kota Solo yang dijaga polisi selama Hari Paskah.

“Pengamanan tak hanya melibatkan TNI Polri. Tapi sejumlah ormas dan warga sekitar juga turut andil membantu pengamanan tempat ibadah,” paparnya.

 

Editor: Ahmad Mufid Aryono | dalam: Solo | Sumber: http://www.solopos.com/soloraya/feed

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.