PEMBANGUNAN PASAR KLEWER : Ini Alasan Pemkot Bongkar 28 Kios Pasar Klewer Timur

FOTO-PASAR-KLEWER-_-Begini-Sibuknya-Sisi-Timur-Pasar-Klewer-370x219
Mar 26 2016

PEMBANGUNAN PASAR KLEWER : Ini Alasan Pemkot Bongkar 28 Kios Pasar Klewer Timur

SOLO–Sebanyak 28 kios di Pasar Klewer sisi timur akan dibongkar Pemkot pada tahun ini. Pembongkaran bangunan sebagai tahap awal revitalisasi Pasar Klewer sisi timur.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Subagiyo menjelaskan keberadaan 28 kios berada di lorong pasar penghubung pasar timur dan barat. Lokasinya berdekatan dengan Pasar Klewer sisi barat yang terbakar akhir 2014 silam. Sesuai grand desain, Subagiyo mengatakan keberadaan kios tersebut akan dibongkar untuk akses pintu masuk Pasar Klewer barat maupun timur.

“Pembongkoran bangunan kios pasar timur, masuk dalam pekerjaan lanjutan tahap II Pasar Klewer. Tahun ini, total anggaran tahap II Rp96 miliar,” kata Subagiyo ketika berbincang dengan Solopos.com, Jumat (25/3/2016).

Subagiyo mengatakan DPP telah menyosialisasikan rencana pembongkaran bangunan kepada para pedagang. Mereka nanti akan direlokasi sementara ke pasar darurat Klewer yang dibangun Pemkot di Alun-alun Utara (Alut). Kemudian, Pemkot akan menata pedagang tersebut di Pasar Klewer baru. Pedagang akan ditempatkan di lantai paling atas. Diketahui, Pasar Klewer sisi barat akan dibangun empat lantai, yakni basement untuk parkir, semi basement digunakan menampung pedagang Pasar Klewer yang sebelum terbakar di lantai 2, lantai dasar untuk pedagang sebelum terbakar di lantai 1, dan lantai atas untuk pedagang renteng, pelataran, pedagang kaki lima (PKL) Jl. K.H. Ashari.

“Saat ini proyek lanjutan Klewer tahap II masih proses lelang. Kami targetkan paling lambat akhir April, proyek sudah dikerjakan,” kata Subagiyo.

Lebih lanjut Subagiyo menuturkan proyek pembangunan Pasar Klewer kedepan akan dilanjutkan ke sisi timur. Tahapan awal revitalisasi pasar timur dimulai dengan pembongkaran 28 kios di lorong pasar bagian paling barat. Subagiyo mengatakan Pemkot telah mengajukan bantuan anggaran rencana revitalisasi Pasar Klewer sisi timur ke Kementerian Perdagangan (Kemendag). Menurutnya, Kemendag memberi lampu hijau terkait pengajuan rencana revitalisasi bangunan Klewer sisi timur. Bangunan sisi timur menampung 546 pedagang.
“Mudah-mudahan tahun depan revitalisasi sisi timur bisa dikerjakan,” harapnya.

Subagiyo mengatakan sama seperti pembangunan pasar sisi barat, pedagang di sisi timur juga akan direlokasi ke pasar darurat. Namun, pihaknya belum bisa memastikan lokasi pasar darurat yang akan ditempati pedagang. Termasuk apakah pedagang akan menempati pasar darurat di Alut, Subagiyo belum bisa memastikannya.

“Sewa lahan Alut untuk pasar darurat itu kan hanya dua tahun [terhitung mulai 2015]. Kalau akan diperpanjang, mestinya harus ada perjanjian baru dengan pihak Keraton,” kata Subagiyo.

Pejabat Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Kusbani sebelumnya mengatakan mulai menyosialisasikan kepada pedagang soal rencana revitalisasi Pasar Klewer sisi timur. Secara umum pihaknya telah menerima informasi mengenai rencana revitalisasi tersebut. “Kami berharap Pemkot melibatkan pedagang dalam setiap pelaksanaan pembangunan,” harapnya.

 

Editor: Ahmad Mufid Aryono | dalam: Solo | Sumber: http://www.solopos.com/soloraya/feed

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.