RAZIA BOYOLALI : 18 Remaja Pesta Miras di Kompleks Pemkab

Razia-Boyolali-370x208
Mar 28 2016

RAZIA BOYOLALI : 18 Remaja Pesta Miras di Kompleks Pemkab

BOYOLALI — Sebanyak 18 pemuda terjaring operasi gabungan Satuan Polisi Pamong Praja, Polisi, dan TNI dalam operasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali di Kemiri, Mojosongo, Sabtu (26/3/2016) malam.

Mereka ditangkap petugas saat pesta minuman keras di Jl.Jendral Sudirman dan Jl.Ahmad Yani. Miris, dari 18 pemuda itu, dua di antaranya adalah perempuan. Usia mereka baru berkisar 15 tahun hingga 20 tahun. Hanya delapan remaja yang memiliki kartu identitas penduduk.

“Mereka masih berusia muda. Seorang perempuan bahkan mengaku sudah punya satu anak, usianya baru sekitar 20-an tahun. Begitu operasi, mereka langsung kami bawa ke Kantor Satpol PP untuk pembinaan,” kata Kasi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Aris Widayadi, saat ditemui Solopos.com, di ruang kerjanya, Senin (28/3/2016).

Satpol PP menggandeng anggota TNI dari Kodim 0724/Boyolali untuk pembinaan mental kepada remaja yang terjaring operasi. Selain itu, mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulang perbuatan tersebut.

“Mereka kami minta tulis identitas lengkap. Kami sampaikan kepada meraka kalau suatu saat terjaring operasi lagi, akan kami pidanakan.”

Aris menjelaskan Satpol PP sering mendapatkan masukan dan keluhan dari masyarakat terkait banyaknya pemuda yang mabuk-mabukan dan balapan liar di Komplek Pemkab Boyolali, pada malam hingga dini hari.

“Mereka [18 remaja] juga kami tangkap saat mereka asyik nongkrong di jalan tersebut sambil mabuk-mabukan.”

Belasan botol mineral berisi minuman keras disita petugas. Selain operasi di Komplek Pemkab Boyolali sisi utara, tim Satpol PP juga menyasar komplek pemkab sisi selatan. Di lokasi tersebut juga banyak pemuda mabuk-mabukan dan balapan liar. Sayang sekali, puluhan pemuda berhasil kabur saat operasi.

Pada malam yang sama, tim dari Polres Boyolali juga menggelar razia di Komplek Pemkab Boyolali. Kabag Ops Polres Boyolali, Kompol Sri Haryanto, mengatakan operasi dilakukan dalam rangka cipta kondisi. Sasaran utama adalah pemuda mabuk dan pelanggaran lalu lintas. Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Yuna Ahadiyah, menjelaskan dari operasi Sabtu malam Satlantas menjaring 16 kendaraan tanpa kelengkapan surat berkendara. “Mereka juga kami bawa ke Satlantas untuk pembinaan.

 

Editor: Rini Yustiningsih | dalam: Boyolali | Sumber: http://solopos.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.