TABLET TERBARU : Inilah Fungsi Eye Pro Advan i7

Sinar-Biru-Ponsel-Okezone
Apr 15 2016

TABLET TERBARU : Inilah Fungsi Eye Pro Advan i7

JAKARTA — Vendor lokal, Advan, resmi merilis tablet terbaru i7 yang mengusung layar 7 inci. Namun, berbeda dari pendahulunya, perangkat tersebut dibekali teknologi eye pro yang ramah mata.

Sebagaimana diberitakan Antara, Selasa (29/3/2016), tablet terbaru Advan i7 dilengkapi Eye Protection berupa teknologi nano optical film untuk melindungi kesehatan mata dari bahaya radiasi Sinar Biru atau Blue Light.

“Survei lembaga IDC, Advan shipment bahkan mengungguli brand asing. Tidak hanya memperhatikan sisi volume, kami juga ingin menghadirkan perangkat yang nyaman agar tidak mengalami problem dari efek sinar biru,” kata Marketing Director Advan, Tjandra Lianto.

Sinar Biru merupakan sinar terjauh yang dapat ditangkap oleh mata manusia atau visible light. Dengan panjang gelombang atau wavelengths dikisaran 380-500 nm, energi sinar biru dikategorikan paling tinggi atau High-Energy Visible dibanding dengan sinar tampak lainnya.

Sumber alami sinar biru adalah matahari, namun sinar biru juga dipancarkan oleh sumber lainnya yang bersifat non alami seperti lampu neon, LED screen, TV, smartphone, tablet dan berbagai perangkat digital lainnya.

Tjandra menjelaskan data Global Web Index pada Q4 2015 yang menunjukkan tingkat konsumsi digital harian masyarakat melalui PC atau tablet saat ini secara rata-rata menghabiskan waktu 4 jam 42 menit.

“Rata-rata orang menghabiskan didepan layar 2 jam 22 menit. Kalau sebelumnya anak-anak tidak mengunakan Internet, sekarang sudah menggunakan gadget dan Internet untuk mencari referensi pelajaran di Google, misalnya,” ujar Tjandra.

“Tanpa kita sadari mata kita terkena efek sinar biru. Ini sudah isu global, seperti global warming, sehingga kami menginisiasi menciptakan gadget yang dapat menangkal sinar biru,” lanjut dia.

Lebih lanjut, Tjandra menjelaskan teknologi eye pro menjawab masalah sinar biru yang tidak disadari oleh banyak orang. ”Tekno eye pro dapat mengurangi sinar biru yang memiliki panjang gelombang lebih panjang dari yang lain. Karena mencapai belakang kelopak mata terlebih dulu, maka mata menjadi cepat lelah. Teknologi ini mereduksi 40% sehingga panjang gelombang sama,” sambung dia.

Target pasar tablet tersebut adalah anak-anak usia 5 dan 15 tahun dan orang tua di atas 45 tahun yang disebut paling rengan terkena dampak buruk radiasi sinar biru. Untuk mengedukasi pengguna akan bahaya radiasi sinar biru, Advan menggunakan hashtag #loveyoureyes di media sosial.

Luncurkan 50 Produk

Advan akan memborbardir pasar handset Tanah Air dengan 50 varian produk terbaru pada tahun ini. Sebagian besar dari total produk adalah smartphone.

“Tahun ini kita rencananya akan ada 50 seri produk baru yang merupakan gabungan dari smartphone dan tablet. Sekitar 80% adalah smartphone,” kata Tjandra Lianto di Jakarta, seperti dilansir Liputan6.com, Selasa.

Ia mengungkapkan, nantinya dari total produk terbaru tetap akan didominasi yang mendukung jaringan 3G. Pasalnya, hanya akan ada sekira 10-15 seri produk yang mendukung jaringn 4G LTE.

Tjandra beralasan, jangkauan 4G LTE yang belum merata menjadi salah satu penyebab perangkat 3G masih mendominasi, sehingga Advan tidak bisa begitu saja mendominasi produknya dengan perangkat 4G LTE.

Lebih lanjut, kata Tjandra, Advan pada tahun ini akan mencoba lebih agresif dengan segmen harga di atas Rp1 juta. “Sekarang kita mau masuk ke kelas yang lebih tinggi ke arah Rp2 juta,” pungkasnya.

 

Sumber: http://solopos.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.