Warren Buffet Menceritakan Bagaimana Ia Mengubah Uang Sebesar U$40 Menjadi U$10 Juta

warren-buffet-dan-cocacola
Mar 28 2016

Warren Buffet Menceritakan Bagaimana Ia Mengubah Uang Sebesar U$40 Menjadi U$10 Juta

Warren Buffet mungkin adalah investor yang paling hebat yang pernah ada dan ia mempunyai resep sukses yang bisa membantu anda mengubah uang sebesar U$40 menjadi U$10 juta.

Beberapa tahun yang lalu, CEO Berkshire Hathaway ini berbicara tentang salah satu perusahaan favoritnya, yaitu Coca Cola, dan bagaimana setelah pembagian dividen, saham, dan reinvestment, seseorang yang membeli saham Coca Cola sebesar U$40 ketika perusahaan ini go public di tahun 1919, sekarang nilai saham itu menjadi lebih dari U$5 juta.

 

Namun di bulan April 2012, ketika jajaran direksi meminta pembagian saham dari perusahaan ini, angka itu ternyata diperbarui dan berbuah manis menjadi U$9.8 juta. Sekarang, angka ini menjadi U$10.8 juta.

Kekuatan dari kesabaran

Memang uang sebesar U$40 itu berbeda dengan U$40 yang sekarang. Akan tetapi, setelah dihitung dengan memasukkan faktor inflasi, ternyata U$40 yang dulu sama dengan U$540 saat ini. Jadi, apakah anda ingin satu buah Xbox One atau uang hampir U$11 juta?

Tapi, yang kita bahas sekarang bukanlah masalah besarnya uang yang dihasilkan oleh Coca-Cola, melainkan apa yang dihasilkan Coca Cola sekarang ini sama sekali tidak terlihat pada saat tahun 1919, bahkan berpuluh-puluh tahun setelahnya. Tidak ada yang mengira bahwa harga gula bisa naik. Padahal, ada banyak hal yang terjadi selama 100 tahun terakhir yang mempertanyakan keberlangsungan Coca Cola dalam menjalankan bisnisnya, seperti Perang Dunia I dan II.

Ternyata, kesabaran membuahkan hasil yang indah.

Bahaya dari timing

Seperti yang diterangkan oleh Buffet berkali-kali, menentukan waktu kapan akan membeli saham dan kapan akan menjualnya itu adalah tindakan yang berbahaya:

“Pada suatu bisnis/perusahaan yang hebat, anda bisa mencari tahu apa yang akan terjadi, tapi anda tidak bisa tahu kapan itu akan terjadi. Anda tidak ingin fokus pada kapan, anda hanya ingin fokus pada apa. Jika anda benar dengan apa, anda tidak perlu khawatir dengan kapan.”

Jadi seringkali investor diajarkan agar mereka bisa menentukan waktu yang tepat pada pasar, dan mulai berinvestasi ketika pasar sedang naik-naiknya dan menjual saham ketika pasar sedang turun.

Analysis teknikal seperti ini; melihat pergerakan saham dan membeli saham berdasarkan bagaimana harga berfluktuasi selama 200 hari bergerak atau fluktuasi lainnya seringkali mendapatkan banyak perhatian dari media, tapi telah dibuktikan bahwa ini tidak lebih baik daripada peluang yang random yang anda ambil untuk berinvestasi.

Berinvestasi pada jangka panjang

Seseorang harus memahami bahwa investasi bukanlah taruhan dan berharap bahwa secara ajaib anda akan mendapatkan hasil berkali-kali lipat dari apa yang anda investasikan. Investasi adalah membeli aset nyata pada suatu bisnis.

Penting bagi anda untuk memahami harga relatif yang anda bayar pada suatu bisnis, tapi yang tidak penting untuk dipahami adalah apakah anda membeli di “waktu yang tepat,” karena orang seringkali berinvestasi semaunya saja.

Seperti apa yang dikatakan oleh Buffet, “jika anda benar berinvestasi pada suatu bisnis, anda akan menghasilkan banyak uang,” jadi jangan repot-repot memikirkan untuk membeli saham berdasarkan bagaimana grafik mereka selama 200 hari belakangan. Lebih baik ingat kalimat ini, “jauh lebih baik membeli saham pada suatu perusahaan yang hebat pada harga yang masuk akal.”

Sumber: fool.com

Baca Juga:

Li Ka-Shing Mengajarkan Anda Bagaimana Membeli Mobil dan Rumah dalam 5 Tahun

Term Sheet 101 & Case Study oleh Arip Tirta, CEO UrbanIndo

Cara Mencari Modal Usaha : Startup Founders, Berhati-hatilah Dengan Dumb Money

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.