WISATA KARANGANYAR : 25.000 Wisatawan Diprediksi Serbu Gunung Lawu

Tawangmangu-Macet-370x208
Mar 26 2016

WISATA KARANGANYAR : 25.000 Wisatawan Diprediksi Serbu Gunung Lawu

KARANGANYAR–Kawasan wisata di Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, diprediksi bakal kebanjiran pengunjung atau wisatawan pada masa libur panjang akhir pekan ini atau long weekend.

Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas, sebagian besar personel Satlantas Polres Karanganyar dikerahkan ke Tawangmangu. Mereka mengawasi jalur menuju dan dari Tawangmangu.

Penjelasan tersebut disampaikan Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra, melalui Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Suryo Wibowo, kepada wartawan, Jumat (25/3/2016).

“Kami terjunkan seluruh kekuatan, ada 85 personel. Mereka kami kerahkan di jalur-jalur menuju objek wisata dan pusat keramaian, utamanya kawasan wisata di Tawangmangu,” ujar dia.

Suryo menjelaskan jalur-jalur wisata yang berpotensi macet adalah jalur menuju Tawangmangu via Karangpandan, jalur menuju Ngargoyoso, dan jalur menuju Tawangmangu via Matesih.

Kawasan Karanganyar kota juga menjadi perhatian petugas Satlantas. “Penyebaran personel untuk mempercepat upaya mengurai arus bila terjadi kepadatan,” imbuh dia.

Suryo menerangkan kawasan wisata Tawangmangu dan lereng Gunung Lawu secara umum, selalu ramai wisatawan pada masa libur panjang, utamanya masa libur sekolah. “Di lereng Gunung Lawu ini kan banyak pilihan objek wisata, ada Grojogan Sewu, Sekipan, kebun teh Kemuning, Candi Cetho, Candi Sukuh, dan masih banyak objek alami lain,” kata dia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar, Tarsa, memprediksi jumlah wisatawan yang mendatangi objek-objek wisata di Gunung Lawu, puluhan ribu orang.

Objek wisata yang selalu menjadi pilihan wisatawan bervariasi, mulai dari Gerojogan Sewu, Candi Cetho, Candi Sukuh, kebun teh Kemuning, Telaga Madirda, dan Air Terjun Jumog. “Prediksi saya wisatawan di masa libur panjang ini di kisaran 25.000 wisatawan, mayoritas di Gerojogan Sewu. Yang lainnya ke candi-candi dan objek wisata lainnya,” terang Tarsa.

Dia mengimbau wisatawan selalu berhati-hati saat berwisata di berbagai tempat di lereng Gunung Lawu. Faktor keselamatan anggota keluarga, atau anggota rombongan jadi prioritas. “Selalu berhati-hati, utamakan keselamatan seluruh anggota rombongan. Prinsip Sapta Pesona juga harus dipegang teguh, jangan mengotori objek atau kawasan wisata,” seru dia.

Sumber: http://www.solopos.com/soloraya/feed

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.